BERITA

Riset Aksi Manajemen Sumber Daya Air Terpadu

Jumat, 15 April 2022   eve   73  
Yayasan Plan International Indonesia (YPII) merupakan organisasi pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada anak dan telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1969 melalui afiliasi dengan Federasi Plan International. Saat ini YPII sedang mencanangkan Proyek Water for Women (WfW) di Provinsi NTT dan NTB yang dilaksanakan sejak tahun 2018 dengan dukungan Pemerintah Australia. Dalam proyek ini, YPII bekerja dalam kemitraan dengan pemerintah dan LSM lokal untuk mengkatalisasi perubahan menuju kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Selain itu, proyek ini juga mendukung kerja pemerintah kabupaten dalam hal ini tim Pokja/STBM, khususnya TP-PKK, Posyandu, sekolah dan pihak-pihak lain (pengusaha) untuk terlibat dalam peningkatan akses sanitasi kepada masyarakat. 
 
Dengan semangat SDGs tujuan ke-6 yakni sanitasi untuk semua dan target pemerintah Indonesia untuk universal akses sanitasi, YPII tidak hanya berupaya untuk menjamin peningkatan akses dan layanan sanitasi & kebersihan yang setara dan berkelanjutan bagi semua pihak, tetapi juga mendorong partisipasi aktif kelompok-kelompok yang terpinggirkan sehingga mereka mampu menuntut hak-hak mereka terkait sanitasi dan kebersihanan dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Keberpihakan bagi seluruh kelompok marginal adalah pesan utama dalam SDGs tujuan ke-6 sebagai bahan pembelajaran dari MDGs. Harapannya, upaya peningkatan akses sanitasi ini juga memberikan kontribusi kepada upaya pemerintah dalam mengurangi angka stunting atau masalah gagal tumbuh anak. Yang mana hal ini juga sesuai dengan mandat SDGs tujuan ke-3 yakni memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia.
 
Sebagai bagian dari pelaksanaan Program STBM GESI, saat ini YPII sedang mendukung Kabupaten Sumbawa untuk melaksanakan penelitian aksi terkait Manajemen Sumber Daya Air Terpadu akan dilaksanakan dengan sejak Oktober 2021 sampai Agustus 2022 melalui kerja sama dengan Monash University (Australia). YPII telah menginisiasi pembentukan forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (PSDAT). Forum ini diharapkan dapat menyatukan berbagai stakeholder yang ada di level kabupaten sampai dengan nasional untuk pengelolaan air dan sanitasi yang lebih sensitive gender dan inklusi sosial di Sumbawa. Pada tahap awal ini, forum diharapkan dapat mengidentifikasi visi dan tujuan jangka panjang untuk keberlangsungan dari forum PSDAT ini ke depannya  
 
Keluaran Kegiatan:
  1. Teridentifikasinya visi dari forum PSDAT di Sumbawa;
  2. Teridentifikasinya tujuan dari forum PSDAT di Sumbawa.
 
Progres pelaksanaan inisiasi pembentukan Forum PSDAT ini telah berlangsung melalui beberapa pertemuan sebelumnya dan dibentuk tim formatur untuk menentukan kriteria dan pemangku kepentingan, personal dan lintas sektor maupun lintas program terkait pengelolaan sumber daya air terpadu, penyusunan konsep kelembagaan forum PSDAT kabupaten sumbawa dan komitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya air terpadu yang responsif, adapatif, terhadap perubahan iklim, berkesetaraan gender dan inklusi sosial serta berkelanjutan. Dalam workshop yang diselenggarakan tanggal 13 April 2022 bertempat di Hotel Grand Samota Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumbawa memfasilitasi kegiatan tersebut bersama perangkat daerah terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, TP-PKK KabupatenForum penyandang disabilitas, dan kelompok perempuan.
 
  • Share on :